Senin, 16 Agustus 2010

ff yunjae/unforgettable/yaoi/(R/nc)/part 4


Lanjut…
.
titile:unforgettalbe
gnere:romantic,angst
author :feby dyanna siwonelf
page:4 of 5
ratting:nc
cast :yunjae, yoosumin




Happy read please..^^
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

Before..



(bBRAKKK)

"JUNSU HENTIKAN!!!" seru yoochun

mata yunho tertuju pada yoochun,namun lain hal nya dengan junsu ia langsung menaikan tangan nya hendak membenamkan pisau itu di tubuh yunho.

jaejoong tak tinggal diam akan hal yang ia lihat,ia dorong tubuh yunho.

"auuuuu" ringis jaejoong

dan alhasil pisau itu terbenam di punggung jaejoong.yunho melihat nya shock,darah mengalir dari tubuh jaejoong.jaejoong meringis kesakitan akibat pisau itu tertancap di punggung nya .dan junsu segera menarik nya.

segera yoochun memeluk junsu hendak mengunci tubuh nya.

“chunnie lepaskan aku,aku ingin membalas dendam!” perintah junsu,berusaha melepas sergapan yoochun,yoochun tak mengubris ia mesih mengunci tubuh junsu.



tak mampu menopang tubuh nya lagi.jaejoong tertunduk lemas dan memgang punggung nya yang berlumuran darah, sakit luar biasa ia rasakan,hingga sampai ke ubun-bun.
Terlihat dari wajah nya.

yunho segera berlari menghampiri nya,dan ikut merasakan kesakitan yang mendalam ketika melihat tubuh jaejoong bersimbah darah demi dirinya.

“joongie apa kau gila ha!!” bentak yunho sambil menghapus air mata nya yang tumpah karna melihat orang yang ia cintai terluka bersimbah darah di depan nya.ia memeluk jaejoong dan baju nya ikut terlumuri bau anyir dari darah jaejoong.

“ak.. ak.. hu baik- bai..k sa.. ja.. lepask.. an .. a..k ” belum seelsai jaejoong mengucapkan perkataan nya yang terbata-batah ia menutup mata nya,tak kuat menahan sakit yang luar biasa ia rasakan.

“joongie!!” teriak yunho.

“hahah” junsu tersenyum miris melihat tubuh jaejoong berlumran darah di pelukan yunho,

“yunho cepat bawa jaejoong ke rumah sakit!” perintah yoochun yang mesih mengunci junsu di pelukan nya.

Tanpa berfikir lagi yunho segera membopong tubuh jaejoong yang berlumuran darah,berlari keluar asrama ,
Dengan terengah-engah yunho berhasil keluar dari gedung sekolah sekaligus asrama itu.
Dan segera memasukan tubuh jaejoong ke dalam mobil audy hitam nya.
Namun seolah masalah tak kunjung berhenti.

2 orang pria berbadan tegap dan berbadan besar, berdiri di depan mobil yunho yang hendak melaju.
“apa mau mereka!” maki yunho dalam hati,tanpa abaaba ia menginjak pejal gas
Dan melajukan mobil nya.

2 pria berbadan tegap menyingkir seketika dari lajuan mobil yunho,yunho tak peduli lagi dengan mereka ia langsung melaju ke rumah sakit.

Sesampai nya di rumah sakit,yunho membopong tubuh jaejoong ke ruang gawat darurat.para dokter dan suster segera bertindak.
Namun ketika yunho mau mengikuti salah seorang suster menahan nya.

“silahkan tunggu di luar “ uajr suster itu sambil medorong tubuh yunho yang ikut bersimbah darah keluar.

Ia tertunduk lemas di depan pintu UGD,mencoba untuk tegar dan tenang namun sia-sia
Air matanya jatuh seketika mengingat kejadian na`as tadi.


>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

==Flash back==

“Junsu kumhon jangan lakukan itu!”seru yoochun ,melihat junsu hendak mngiris nadi nya dengan pisau yang ia pegangan “jujurlah chunnie,aku ingin tidak ada pendustaan antara kita” jelas junsu dengan mata yang berkaca-kaca.



“aku tidak menyelingkuhi mu junsu,melainkan jaejoong lah yang ku dustai selama ini” ujar yoocun memandang kearah junsu,

“mwo??”

“iya aku berbohong pada mu junsu,aku benar-benar minta maaf,jaejoong juga sudah merelakan kepergian ku ke sisi mu dan aku akan berusaha ntuk melupakan jaejoong dan hanya mencintai mu!” jelas yoochun dengan ekspresi penyesalan,namun junsu tersenyum pahit.

“aneyo.. chunnie ini bukan salah mu,aku yang seharus nya meminta penjelasan kepada jaejoong,dan tidak bersikap dingin kepada nya.” Balas junsu dengan suara dholpin nya,

“benarkah?” tanyak yoocun meyakinkan,junsu mengangguk dan dengan sekejap ekspresi yoocun berubah 180 derajat.senyuman mengiasi wajah nya,dan segera ia peluk erat junsu kekasih nya itu.

“ta.. tapi aku..” ucap junsu terbata-bata.

“whaeyo??” tyk yoochun meregangkan pelukan nya,dan memandang ke dalam mata binar junsu.

“aku ingin meminta maaf kepada jaejoong” ucap junsu,sambil membenamkan kepalanya di dada bidang yoochun.yoochun tersenyum kecil.

****
“changmin`shi apakah kau melihat jaejoong?” tyk junsu sopan.

“ah.. dia ada di ruangan osis bersama yunho!” jawab changmin ramaH.

“ah gomawo” balas junsu segera menuju ruangan OSIS ,ia mendengar suara bentakan di sana.

“tidak.. tidak ada yang salah yun,aku memang begini ada nya,selalu menggoda pria untuk mendapat kan tubuh mereka dan mencampakanya,jadi anggap saja tidak terjadi apa-apa di antara kita!” jelas jaejoong dengan nada mantap.membuat langkah junsu terhenti sektika.

"mendapatkan tubuh dan meninggalkan nya!" sontak junsu kaget,dan seakan marah kepada jaejoong

PLAKKK
Sebuah tamparan melayang dipipi mulus jaejoong terdengar dari luar.

“KAU SADAR APA YANG KAU UCAPKAN JAE!!,KAU TAK MEMIKIRKAN PERASAAN KU ,AKU MENCINTAI MU.
AKU MENCINTAI MU KARNA INI MEMANG SUDAH TAKDIR KITA!!
JAE INI BUKAN DIRIMU YANG KU KENAL!!,TARIK UCAPAN MU!!” terdengar teriakan yunho menggema di ruangan itu.


“sekarang kau putuskan kalau kau keluar dari sekolah,berarti kau benar-benar membohongi ku” sambung yunho,tanpa aba- aba junsu masuk ke ruangan itu



krekk (swara pintu) dan.

==end flash back==

"aku tidak pernah tidur dengan jaejoong junsu ,percayalah pada ku!" bentak yoochun,yang mesih menahan jumsu dalam pelukan nya

"aku .. aku benci dengan jaejoong!" junsu menangis sejadi-jadinya

"junsu aku sudah berjanji ,tidaak akan membohongi mu jadi percyalah!"



>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

tepat 2 jam yunho berdiri di depan ruang UGD,dengan langkah gontai yunho membenamkan wajah nya di tangan nya.otak nya memutar kemblai adegan dimana jaejoong mendorong tubuhnya,untuk menghindarkan dirinya dari bahaya.
yunho melihat jelas bagaimana benda tajam itu mendarat sempurna di punggung jaeoong.
seolah tak bisa berfikir jernih lagi yunho menacak-acak rambut nya,dengan kasar.

derap kaki langsung membuat nya menoleh "hyung bagaimana keadaan jaejoong?" selah changmin di ikuti oleh yoochun yang mengenggam erat tangan orang di sebelah nya junsu.

yunho memandang junsu dengan pandangan murka,seakan seluruh tubuh nya di krubungi oleh kutu.
yunho segra berdiri dan menatap tajam junsu

"kau.....!!"

"hyung dengarkan penjelasan kami dulu" potong changmin menenangkan sosok yunho

seorang dokter keluar dari UGD.mengalihkan perhatian mereka semua.

"ottoke?" tyk yunho

"jaejoong kehilangan banyak darah,tapi untung kau segera membawa nya kesini.
tidak ada luka serius.hanya perlu pengeringan luka " jelas dokter membuat yoosumin bernafass sedikit lega,namun lain hal nya dengan yunho ia tetap kahwatir

"boleh saya melihat nya dok?" pintah yunho.dokter mengangguk kecil dan segrera meninggalkan mereka.
yunho memasuki ruangan jaejoong,tubuh jaejoong tergeleta di atas ranjang pucat pasih lebih pucat dari sebelum yunho lihat .tanganya terhubung dengan infus cairan yang berwarna merah,bau obat bius juga tercium sangat menyengat .yunho segera menghampiri jaejoong

"joongie kau baik-baik saja kan?" lirih yunho membuat yoosumin semakin terbawa suasaba hening.

"hyung!!" selah changmin


****
yoochun mencoba menjelaskan semuanya pada yunho,dan sebisa mungkin meyakinkan kalau ini kesalah pahaman sambil menggenggam erat tangan juns.

"kesalah pahaman kata mu!" ucap yunho dingin.

"yunho jongemal miyanhe kalau pun yang harus bertanggung jawab atas kesalahan ini adalah aku bukan junsu,aku akan bertanggung jawab atas kesalah junsu" ujar yoochun semakin mengeratkan genggaman tangan nya kepada junsu kkasih nya,junsu seakan terharu mata nya mulai berkaca-kaca

POV JAEJOONG

damai,tenang itu lah yang kurasakan walaupun aku tak bisa melihat sesuatu.
semuanya begitu gelap gulita namun seolah semua terasa damai aku ingin suasana begini selama nya

tak sanggup lagi rasa nya menopang masalah yang bertubi-tubi dalam kehidupan.
aku inin meninggalkan semuanya.

tapi,, seolah ada yang menggengam tangan ku dengan erat,sentuhan yang tak asing lagi ini adalah sentuhan tangan yunho.

mengingat nama nya ingin ku meneriakan nama nya,namun.

end pov jaejoong

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

“apa kau ini bodoh!” bentak lee so man sambil memukul kepala kedua anak buah nya.

“tapi tuan kami hampir saja mati tertabrak mobil itu” bela salah satu dari mereka

“aku tak peduli!! ,2 minggu lagi aku akan melarikan diri ke Australia.polisi sudah mencurigai keberadaan kita"jelas lee so man kepada anak buah nya

“2 minggu lagi kalian harus membawa kim jaejoong,bila tidak tamat lah riwayat kalian!” ancam lee so man meninggalkan kedua anak buah nya yang masih mematung.

****

“akhirnya kau sadar juga joongie” ujar seorang pria cantik yang memandangi nya dengan perasaan bersalah,mata jaejoong langsung membelalak melihat siapa yang di hadapan nya junsu.

“ka.. kau!” selah jaejoong terbata-bata

“jongmal miyanhe jaejoong—shi aku sudah salah paham terhadap mu” jelas junsu ,namun di mata jaejoong mesih tersirat ketraumaan

“yun.. yunho dimana?” Tanya jaejoong dengan suara yang serak .

“ia mesih terrtidur di sofa” tunjuk junsu

“ia tidak pernah meninggalkan dirimu ,dan selalu menjaga mu jaejoong-shi “sambung junsu.

Jaejoong menatap seorang pria yang tertidur pulas diatas sofa yang berwarna merun.
Yang tergeletak di sudut ruangan .
Tampak seorang jung yunho terlelap dengan ekspresi lelah dan tampak sedikit mengurus,mata jaejoong langsung berkaca-kaca

“yunho maafkan aku” guman jaejoong dan kembali memejamkan matanaya

****

“apa benar joongie sudah bangun tadi malam” teriak yunho sambil mencengkram bahu junsu seakan tak percaya.

“hya yunho lepasakan tangan mu!” kesal yoocun yang tiba-tiba masuk dari amabang pintu.

Suara rebuttu berhenti ketika jaejoong mulai terbangun kembali

“ng…” erang jaejoong

“joongie” teriak yunho segera menghampiri jaejoong.jaejoong menatap yunho tanpa ekspresi

“jajoong kau kenapa?” selah yoochun yang berdiri di belakang yunho,jaejoong menggeleng.seolah mereka sudah mengerti yoosu segera mninggalkan pasangan yunjae di ruangan itu.

Mereka mesih saling memandang ,namun tidak ada kata yang terucap.
Dan membisu seribu satu bahasa.10 menit kemudian

“yunho sebelum nya aku ingin berterima kasih pada mu,karna sudah menjaga ku saat aku tidak sadar” ujar jaejoong dengan suara nya yang lembut selembut beledu memecahkan keheningan itu.

“masalah aku keluar dari sek..” sambung jaejoong,namun ucapan jaejoong segera terhenti ketika yunho mendaratkan sebuah ciuman kilat di mulut jaejoong.

“aku tidak ingin membicarakan hal itu lagi,aku ingin kita memulai semuanya dari awal lagi” pinta yunho sambil menyentuh pipi jaejoong yang lembut.

“tidak yun kita tidak..” bantah jaejoong,namun kembali yunho membekap mulut jaejoong dengan ciuman

“mm..mmph m.. lep.. as..kan mm”perintah jaejoong di tengah-tengah deshan nya.

****
[tarr]
Terdengar suara pecahan gelas yang menggelagar dari ruanga rawat jaejoong.


“sudahlah yunho aku tidak mau melihat mu lagi!” perintah jaejoong sambil menahan air mata nya.

“yunho ada apa ini?”potong yoochun yang di ikuti junsu masuk ke dalam ruangan karna mendengar keributan.

“ah.. aneyo ,joongie sepertinya susah minum obat” jelas yunho dengan ekspresi wajah nya yang masam dan memungut pecahan gelas tadi

“jajoong kau tidak biasa nya begini” komentar yoochun

“ah sudah lebih baik kalian keluar semua,aku tidak ingin melihat wajah kalian lagi” perintah jaejoong.

“jaejoong-shi” ucap junsu

“junsu bisa kah kalian semua tidak menjenguk ku lagi,aku sangat benci dengan kalian gara-gara kalaian aku jadi begini!” pinta jaejoong sambil mengusap air mata nya yang tak tertahan kan lagi.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Pov jaejoong

Kupikir merka seuma sudah tidak akan datang lagi.kehidupan ku akan kembali sepi
Pagi ini aku mengucapkan hal yang buruk sekali kepada orang yang baik kepada ku,
Maafkan aku.

[krek] *suara pintu*

“yunho sudah ku bilang jangan dating lagi!” bentak ku pda yunho,hati ku semakin teriris melihat ekspresi nya.

“joongie kita ke taman jalan-jalan yah” pinta yunho sambil mengangkat tubuh ku ke atas kursi roda.

Sore itu udara begitu sejuk di tambah dengan aingin yang menerpa ubuh ku tanda musim gugur sudah tiba.

“kau kedinginan?” Tanya yunho,sambil melepas jaket nya dan memakaikan nya ketubuh ku,aku tidak berani membalas semua ucapan nya.aku harus bersikap dingin di depan nya.

“yun dimana ponsel ku?” segera yunho,merogoh kantung celana nya dan memberikan nya padaku

Segera ku akifkan ponsel ku,ku chek tidak ada panggilan maupun pesan yang mencurigakan dari lee soo man
Apakah dia pikir aku sudah mati,

“Joongie ada apa?” tyk yunho membuyarkan lamuanan ku

“yun apakah tidak ada 2 orang yang mencurigakan,datang menjenguk ku ?”

Yunho menggeleng dan mesih menatap bingung ke arahku,

“apa dia pacar mu joongie?”Tanya yunho ragu-ragu

Aku menarik nafas ku dalam-dalam dan menjawab nya ketus
“iya mereka pacar ku,kau tak perlu cemburu .karna aku memang bukan pria manis seperti yang kau pikirkan selama ini” walau terasa sedikit ketenangan di hati ku,karna mereka tidak mencari ku


“aku tidak peduli!” balas yunho,membuatku semakin bingung di buat nya.

“tererah” jawab ku singkat.

****

“Au.. “ ringis ku terjatuh dari tempat tidur .yunho segera terbangun dari atas sofa dan menghampiri ku

“hya apa yang kau lakukan!” bentak yunho sambil membantu ku bangkit.

“aku ingin ke toilet untuk mandi,namun kenapa sulit sekali rasa nya untuk bangkit” gerutu ku

“hya luka mu belum sembuh total!,aku membantu mu mandi” ujar yunho

“mwo?” mata ku membelalak kerahnya dan sekajap saja memerah. Seperti lobak rebus.

[ WARN!!! hwa.. adegan nc bagi yg blom boleh liat jgn dibc key?,klw bc tangung dosa ndri xixixixi]

“ah sudah lah jangan banyak tanyak!” potong yunho mengangkat tubuku ke dalam bathtub.dan membuka pakaian pasienku dengan tergesa-gesa.
Kupandangi wajah nya trsenyum licik pada ku.

“yun apa yang kau lakukan ha!!
Yunho tak mengubris bentakan ku,ia mulai menghidupkan keran air yang terasa hangat membasahi tubuh ku.tubuh ku sudah telanjang bulat sekarang.yunho menatap ku dengan penuh nafsu.

“yun kena..” ucapan ku terputus saat yunho membekap mulut ku dengan mulut nya,
“jangan takut joongie ~ aku sudah cukup sabar beberapa hari ini dengan sikap mu,nikmati saja” jelas yunho yang sekarang membuka baju nya dan mendekatkan wajah nya ke wajah ku,aku ingin melepas tapi tak bisa.yunho tetap mencium ku sampai menyentuh dinding bathtub.

“um..yu..jangan yun..”

“m.mmm..mm..m”
Yunho menghentikan ciuman nya yang penuh nafsu,lalu kembali menatap ku dengan penuh amarah.

“kenapa kau melarang ku joongie ,aku tidak tahu betapa tersiksa nya aku atas sikap mu belakangan ini!”

Kupandang wajah nya penuh kekecewaan,segera ia menjauh kan dirinya dari tuubuh ku yang masih ada di bathtub.

“tunggu! aku tidak melarang mu yunho!” ujar ku ragu-ragu

Ia membalikan badanya kearah ku,ia kembali tersenyum licik.dam membalikan tubuh ku yang sekarang memunggungi nya di bathtub

Junior yunho menusuk manhole ku,sakit aku menahan nya.ku taruh kepala kudi lengan ku yang sedang berpegangan di knop keran.air terasa hangat dapat ku rasakan ,menyamarkan rasa sakit yang ku trima dari setiap tusukan yang di berikan yunho.

“ah..ah..ah..ah…ah… nikmat kan joongie?,aku sangat menikmatinya mendesahlah sayang” perintah yunho

“aku tidak mau “jawab ku ketus

“EH..M .. AKH.. EHM.. HMP..”

“chagia kumohon” minta yunho dengan pupy eyes nya membuat ku tak bisa berkutik di buatnya.sebisa mungkin aku menahan desahan dari mulu ku,aku juga sebentar lagi akan mengeluarkan sperma dari junior ku.

“AKH”

Juniorku di remas kuat oleh yunho,yunho memompa nya .aku tidak tahan lagi ingin ku melarang tangan nya untuk melepas junior ku,namun sia-sia

“no.. no.. anio.. ah.. ah.. ah.. ah..ng.ng.ng mmm ng.ng..”
Desah ku tak tertahankan saat ia mulai mengenjot junior nya di man hole ku yang tak terlihat karna terendam air.

“keluarkan saj ,keluarkan saja yah .. seperti itu joongi.. camon again..again”

“AH-aKH—NO” jawabku mesih kukuh pada pendirian ku.

“yes~yes.. yes.. yah again.. again.. again..” ucap yunho.

“Aaaaaaaaah………….” Akhir nya mlut ku mengeluarkan desahan panjang,karna kurasakan denyutan junior yunho yang mengeluarkan cairan hangat bercampur air hangat yang tercampur di manhole ku.

Yunho terengah-engah mengeluarkan junior nya dari manhole ku.aku menahan sakit yang luar biasa saat yunho menarik junior nya.

Dan memeluk ku dari belakang ,dan mncium pundak ku

“lelah?”
Tyk yunho aku menganggu dan segera ia angkat tubuh ku dari bathtub.dan merebahkan lagi tubuh ku di ats tempat tidur.
Aku tau semua ini belum berakhir,kau mulai lagi dngan

[a/n:Author g kuat lagi,lanjuti aja sndiri apa yang dilakukan yunjae hahahah *di gebuki reader]

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Malam begitu kelam,aku tertidur di dada bidang yunho.aku mesih gelisah akan perasaan ku.

“joongie kau belum tidur?” selah yunho

“mmm” jawab ku malas.

“yun saranhae” bisiku pada yunho

“na~do saranghae”balas yunho mengecup pangkal kening ku.

Kembali ku pejamkan mataku.namun seketika

{brakk} pintu kamar rawatku terdobrak.aku dan yunho bangkit seketika

Kupandang 2 orang yang tak asing lagi masuk keruangan ku.
Oh tuhan apalagi ini batinku

1 orang menarik tangan ku dan menggendongku,yunho mencoba untuk menghalangiku.namun ia pun sedang berurusan dengan pria satu nya lagi.aku meraung-raung dalam gendongan pria itu

“joongie kau harus pulang,mr lee soo man akan segera pergi k Australia” jelas pria itu,

“AKU TIDAK MAU!!” jawab ku teriak,dan berusaha melepaskan gendongan nya.

“JANGAN SENTUH DIA!!” ucap yunho yang segera melempar kan tunjangan ke pria yang menggendongku.dengan cepat aku terjatuh dari gendongan pria itu.lantai dingin ku rasakan menusuk kulit ku.

“joongie kau tidak apa-apa” tyk yunho membantuku bangkit.


Tbc…

1 komentar:

  1. Go yunho go yunho go. Heuh,, Enak aja mau misahin yunjae. Tidak bisa..

    Nc'a lumayan. Hehe..
    Next partNc'a lumayan. Hehe..
    Next part

    BalasHapus