titile:unforgettalbe
gnere:romantic
author :feby dyanna siwonelf
page:2 of 5
ratting:R
cast :yunjae, yoosumin
langsung ajj yah happy read pliz^^
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Krek (suara pintu)
Mata yunho membelalak melihat tubuh jaejoong tergelaetak lemas tak berdaya di atas lantai gudang tua itu,yoochun dan changmin tak kalah terkejut melihatnya.
“joongie” teriak yoochun dan changmin bersamaan
Jaejoong membuka mata nya,mendengar suara memanggil namanya.tubuh nya mesih bergetar, karna kejadian tadi malam tidak bisa ia lupakan.
Kegelapan,ketakutan,kesedihan semua bercampur di pikiran nya.
Yoochun menghampiri tubuh jaejoong secepat kilat.menggerak-gerakan tubuh jaejoong
“joongie guenchana?” jaejoong tak merespon,segera yoochun berlari membopong tubuh jaejoong ke uks sekolah.
****
POV YUNHO
Aku,yoochun dan changmin menunggu di depan ruangan uks sekolah,ekspresi cemas menghiasi wajah kami bertiga.
Yatuhan apa yang sudah aku lakukan terhadap joongie.menyesal pun tidak ada artinya
Batin ku.
“hyung kuharap kejadian ini tidak ada hubungan nya dengan mu!” ancam changmin
Aku terdiam seribu bahasa,seorang dokter siap siaga 24 jam di sekolah keluar dan mengalihkan perhatian changmin.
“ottoke?” tyk yoochun segera menghampiri doker uks
“jaejoong sepertinya depresi lumayan berat,dia mesih beristirahat “ jelas dokter
“Jaga dia baik-baik “ pesan dokter itu menepuk punggung yoochun dan meninggalkan kami..
Kami masuk keruangan uks ,tubuh jaejoong masih terlelap di atas tempat tidur uks.
Yoochun segera menghampiri nya.
Perlahan tapi pasti,sepasang mata indah jaejoong mulai terbuka,ia memandang heran ke setiap sudut ruangan
“miyanh joongie semua ini karna diriku” terengar suara lirih yoochun, ku perhatikan ia menggenggam tangan jaejoong.
Jaejoong menggelengkan kepala nya.melemparkan senyuman yang sangat manis kepada yoochun ,senyuman nya bak malaikat.aku kagum melihat nya
“ini bukan salah mu yoochun” jawab jaejoong dengan suara nya yang lembut,selembut beledu.
Yah memang bukan salah yoochun melainkan salah ku ,maki ku dalam hati
--END PO YUNHO—
2 minggu kejadian itu tidak ada satu pun dari mereka yang mengungkit kejaddian na`as itu.namun jaejoong selalu dingin terhadap yunho.yunho ingin sekali memina maaf kepada sosok jaejoong namun sayang,ia lebih memilih harga dirinya.
“hyung kenapa belakangan ini kamu sering melamun”terdengar suara changmin membuyarkan pandangan yunho
“ah tidak kenapa-kenapa” elak yunho
“kau mesih memikirkan kim jaejoong.”
Yunho tak menjawab,pandangan nya masih lurus ke depan taman,pemandangan yang tak biasa yoochun dan jaejoong duduk berdua`an ditaman layak nya sepasang kekasih.
Changmin hanya menggelengkan kepalanya,melihat sosok hyung nya yang semakin aneh di matanya.
****
Disisi lain
“yoochun-shi kauharus kembali kepelukan junsu”pinta jaejoong yang sedang duduk di bangku taman.
Yoochun memandangnya,dngan pendangan sejuta kagum
“yoochun-shi aku sudah merelakan mu,pergilah kejar junsu.
Aku tak ingin ada orang yang terluka hanya karna diri ku”jelas jaejoong
Nampak yoochun menarik nafas nya dlam-dalam
“kau memang seorang malaikat joongie!”puji yoochun sambil tersenyum simpul.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
--PO JAEJOONG—
Malam yang begitu sepi,tak ada beda nya sama seperti malam-malam sebelum nya.
Kembali kuhempas kan tubuh ku keatas ranjang.
Tok`tok`tok
Terdengar suara ketukan pintu di ambang pintu,segera ku buka pintu.
Sosok pria jangkun,tampan dengan aroma farfum yang memikat berdiri di sana.
Sosok manusia yang tak pernah ingin ku lihat lagi.
“joongie aku ingin minta maaf”suara bass nya yang terdengar rendah dan lembut membuat perasaan benci ku hilang tiba-tiba.
“aku sudah memaafkan mu”
Jawabku dengan nafas yang berat.
“chinca?” tyk ia meyakinkan
Aku mengangguk,ku lihat senyum di wajah nya yang sudah lam tak ku lihat sejak kejadian na`as itu.
“gomawo joongie kau memang malaikat ku yang baik” puji yunho memeluk tubuh ku ,aku ingin memberontak,namun tubuh ku menghianati ku.aku merasakan pelukan yang lembut dan begitu nyaman dari dirinya.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
“joongie kamu sudah makan?” tyk yunho saat jam istirahat,kenapa dia sangat perhatian dengan ku. membuat ku jadi merasa aneh saja.
“belum”jawab ku ketus.
“ayo kita kekantin!” ajak yunho ah.. bukan mengajak tepatnya memksa,karna belum aku setujui pun ia sudah menarik tangan ku secara paksa.
“a… ayo makan” printah yunho yang menyendokan makanan,ke mulut ku.
membuat ku semakin risih saja dengan tingkah laku nya.
__suara ponsel___
ajik sarang-ha-neun-de
ajing nol wonha-neun-de
kudae obshi nan
kwaen-chanha jil su omnun-gol
miryo-nhage boyodo
ige na-yin-gol najocha mollatjyo
kudae-man kuriwohajyo
Belum aku merespon yunho,ponsel di kantong ku berbunyi.
Ku pandang layer ponselku nama kangin ,aku shock apa lagi mau orang ini
Aku menjauhkan diriku dari yunho,agar ia tidak mendengarkan pembicaraan ku.
“appa!” jawab ku pelan dan kaget
“joongie,sekarang kamu sekolah di dongbang school?” tanyak kangin
“nde,” jawab ku ketus
“itu kan sekolah milik keluarga jung” balas kangin
“mwo?, apa maksud appa?” jawab ku heran.
“sekolah itu milik keluarga jun,yang pemilik nya adalah teman umma mu.” Jelas kangin
Aku tak percaya ,mungkinkah aku masuk kesekolah ini karna yunho ,kubalikan bola mata ku memandang yuho.iya tersenyum memandang ku.
“joongie kau harus menikah dengan nya,dapat kan harta nya” sambung kangin membuat pikiran ku semakin kacau.
“apa maksud mu!” jawab ku kasar,dan menutup ponsel ku .
“joongie siapa yang menelepon?” tyk yunho
“ah.. bukan siapa-siapa hanya teman.” Jawab ku gugup.
2 minggu liburan musim panas,ku putuskan untuk pulang kerumah ku yang kecil,yunho mengantarku dengan mobil audy hitam nya.sejak kejadian malam itu dia sangat baik pada ku.
Entah lah mungkin ini yang di namakan takdir.
“joongie saranghae” ujar yunho,membuat ku tak bisa berkata apa-apa.
“…”
“kau tidak menerima ku?”
“…”
“baiklah aku akan menunggu mu!
joongie kalau ada apa-apa langsung menghubungi ku yah” pesan yunho,saat aku beranjak keluar dari mobil nya,aku hanya membalas dengan tersenyum simpul.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Krek (suara pintu)
Suasana yang begitu ku rindukan,dirumah sederhana ku.
Mata ku mrnyapu ruangan,kulihat kangin sedang duduk di sudut ruangan di temani dengan botol-botol soju di tangan nya.
“kau sudah pulang?” tyk kangin,aku tak mengubris nya hanya masuk ke dalam kamar ku.
Ku rebahkan tubuh ku di atas kasur.tiba-tiba bukk (suara dobrakan pintu).
Segera aku beranjak dari kasur.
“appa apa yang kau lakukan!” maki ku pada kangin.
“kau sudah tidak menganggap ku appa mu lagi?” bentak kangin
“apa maksud mu?” tanyak ku heran
“joongie kamu adalah anakku satu-satu nya,hanya kamu yang bisa membantu appa mu ini”jelas kangin,membuat pikiran ku smakin kacau.
“tolong lah appa mu ini joongie,appa sedang di kejar-kejar rentenir karna hutang appa yang semakin lama semakin banyak” air mata kangin menetes ,tak biasa nya ia begini batin ku.
“appa aku tidak punya uang! Berapa huang mu?” ucap ku jelas.walaupun aku ingin sekali membantu appa ku ini,satu-satu nya keluarga ku yang tersisah.
“3 000.000.000 $”
Rasanya jantung ku mau berhenti mendengar jumlah hutang kangin appa ku sendiri.
“dengar joongie kau hanya mempunyai 2 pilihan untuk membantu appa mu ini”
Aku semakin heran memandang kearah nya
“kamu rayu jung yunho dan bunuh dia untuk mendapat kan seluruh harta nya!.karna seluruh hartanya mungkin bisa menolong keadaan kita.” jelas kangin
“mwo?” mata ku membelalak karena shock
“atau kamu menyerahkan tubuh mu ke rentenir itu,pilih saja joongie!” sambung kangin.
“itu bukan urusanku,kau yang berhutang aku tidak mau ikut campur” jawab ku ketus
“tapi itu semua adalah biyaya untuk mngobati mendiang ibu mu joongie,tidak bisakah kamu berfikir sedikit saja akan keluarga kita?”
“shiro!!” jawab ku berlari dari kamar menuju dapur.
Ku teguk segelas air putih untuk menenangkan pikiran ku yang kacau akan ucapan kangin.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Pagi ini aku tak melihat tanda-tanda kangin ,aku mencari nya ke sudut ruangan.
Namun hasil nya nihil
Trid-trid(suara hp)
“duguseo?”
“kau kim jaejoong,appa mu sekarang sedang bersama kami,aku akan memberi mu waktu 24 jam kalau kau tidak bisa membayar dengan uang atau tubuh mu,appa mu akan kami bunuh” jelas suara seorang pria di balik ponsel ku.
Aku semakin kalut di buat telepon itu.
Tidak aku tidak akan menolong mu appa maaf kan aku,aku mesih ingin hidup dengan normal.bisik ku dalam hati.
****
Yunho kenapa di otak ku hanya ada yunho malam ini,menikahi nya,merayu dan membunuh nya.
Oh tuhan sungguh aku tak sanggup melakukan hal itu.
“yun bisakah kau datang ke rumah ku sekaran!” pintaku pada yunho di balik ponsel
“kau kenapa joongie ?” tanyak yunho heran
“aneyo,, hanya sedikit ketakutan di rumah sendiri”
“araseo!! tunggu 5 menit lagi aku akan segera samapai disana!”jealas yunho mantap, mengakhiri pembicaraan kami.
Seorang pria keluar dari mobil audy hitam nya,aku segera menghamburkan tubuh ku dalam pelukan nya.
“joongie guenchana?” Tanya yunho mengintrogasi
“mimpi buruk!” jawab ku bohong.
Ia menyunggingkan senyum miring nya,
”kau tidak usah takut aku akan menjaga mu” jawab yunho mantap
Kami memasuki kamar ku.ia memapah ku ke tempat tidur ku yang kecil.
“tidurlah !” pinta nya sambil mengusap-usapkan punggung tangan nya ke wajah ku.
“kau tidak akan pegi kan yun?” Tanya ku memastikan,ia mengangguk dan memeluk tubuh ku lebih erat ke dalam bekapan nya.
Keesokan nya.
“bagaimana tidur mu joongie” Tanya yunho yang mesih membekap tubuh ku di pelukan nya.aku tersenyum kecut
Tok`tok`tok
“Ada orang di luar sana biar aku yang buka kan” ujar yunho.
“ah tidak usah biar aku saja,aku kan pemilik rumah yunho” jelas ku,yunho mengangguk
Segera ku buka pintu itu.
Ku pandang tidak ada tanda-tanda kehadiran orang mealainkan
" AAAAAAAAAAAAA” mayat kangin tergeletak disana,aku shock dan langsung berteriak
kaki ku melemas melihat mayat kangin appa ku sendiri bersimbah darah,bahkan aku tak berani menyentuh nya begitu mengerihkan bagi ku.
Yunho segera menghampiriku,aku menangis sekadi-jadinya
"joongie!!" yunho memeluk ku.
"APPA MIYANHE" teriak ku histeris di dalam pelukan yunho.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
jasad kangin sudah dikubur,aku mesih begitu shock .namun aku berusaha tegar di depan yunho.
"joongie kau mau aku bantu mencari siapa pembunuh appa mu?" ujar yunho menggenggam tangan ku yang dingin.
"ah tidak,, yun semua ini sudah takdir" jawab ku bohong,walaupun aku sudah tau siapa pembunuh kangin appa ku.tapi aku tak mau dia ikut dalam dunia ku yang begitu mengerihkan.
****
liburan tinggal 1 hari lagi,yunho selalu menjaga ku di rumah kecil ku.
selalu menghibur ku,aku tahu dia pria yang sangat baik. benih-benih cinta pun mulai tumbuh di hati ku, ku sadari aku mencintainya semua yang ia berikan padaku.
perhatian,kasih sayang cinta namun
___ suara ponsel___
ajik sarang-ha-neun-de
ajing nol wonha-neun-de
kudae obshi nan
kwaen-chanha jil su omnun-gol
miryo-nhage boyodo
ige na-yin-gol najocha mollatjyo
kudae-man kuriwohajyo
suara ponsel ku berbunyi.aku segera mengangkat nya,tertera no nya,
itu no rentenir orang yang membunuh appa.
"ada apalagi!" jawab ku dingin ,walau ada sepercik ketakutan di suaraku
"kamu sudah melihat kan apa yang kami lakukan pada kangin!"
"aku tak peduli" jawab ku ketus menahan air mata dan ketakutan.
"aku berikan kau waktu sampai besok jika kau tidak membayar hutang appa mu juga,nasib mu akan sama sepeti mendiang appa mu" jelas pria di balik ponsel itu.
membuat tubuhku bergetar hebat.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
massage:
jj: "kamu dimn yun?"
yh:" aku kesepian ,di asrama sekolah"
jj:"dimana changmin?" balas ku
yh:"dia berlibur bersama keluarganya,joongie kau mau menemani ku?"
jj:"aku akan kesana!" balas ku
yh:" ^^"
aku menghenikan sebuah taksi.dan taksi melaju kencang ke asrama itu.
aku beralari kecil,hingga sampai di depan kamar yunho.ingin ku ketuk pintu itu tapi aku ragu
"masuklah joongie!" perintah yunho membuka pintu , yang ternyata mengetahui kehadiran ku
segera aku memeluk nya aku takut kehilangan nya.
aku takut tak bisa lagi menatap mata nya saat matahari terbit esok hari
==NND PO JAEJOONG==
yunho tanpa aba-aba membalas pelukan tubuh mungil jaejoong,dan melihat air mata membasahi wajah jaeoong.
“Kau mencintai ku kan?” tyk jaejoong dengan suara lirih.
raut wajah yunho bingung menatap kearah jaejoong.
“joongie kau kenapa?” tyk yunho mengusap air mata dipipi jaejoong
“aku tanya sekali lagi,apakah kau mencintai ku?” desak jaejoong
“iya aku mencintai mu.sejak kita bertemu.sejak aku menyiksamu,kau tak tau seberapa besar cintaku padamu”jelas jelas yunho
“kalau begitu aku ingin bukti cintamu?” ancam jaejoong
“maksudmu?” yunho semakin bingung dengan ucapan-ucapan jaejoong
“buktikan,malam ini juga jung yunho.kalau tidak kau akan mendapat kan kesempatan lagi” jelas jaejoong
Yunho ragu namun keraguan nya ia buang jauh-jauh meningat semua ucapan jaejoong ia mendekatkan diri nya ke jaejoong.ia mendekatkan wajah nya dan mencium jaejoong dengan lembut.
membuat tubuh jaejoong bergetar hebat.namun seakan perasaan mereka telah terhubung
"aku tidak akan melakukan nya jika itu akan menyakiti mu joongie!"
pinta yunho yang di akhiri dengan kecupan kecil di pangkal kening jaejoong.
jaejoong tak bergetar lagi.sesuatu yang berasal dari diri yunho telah menenangkan perasaan jaejoong.
jaejoong menggelangkan kepalanya
"ani.. yun lakukanlah kumohon!" pinta jaejoong kembali menghamburkan tubuh nya ke pelukan yunho.
"kau yakin?" tyk yunho ragu-ragu
"ya"
tbc>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Hwa.. Rentenir'a sadis. Enak bgd maen bunuh2 orang. Kasian jaejoong.
BalasHapusGo to next partto next part